Sok Pinter

[Review] Sabtu Bersama Bapak – Adhitya Mulya

Sabtu Bersama Bapak

Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian. Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian. Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian. Ingin tetap dapat mengajarkan kalian. Bapak sudah siapkan.

Ketika kalian punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung ke mana harus mencari jawaban. I don’t let death take these, away from us. I don’t give death, a chance.

Bapak ada di sini. Di samping kalian. Bapak sayang kalian

******

Akhirnya selesai juga saya menamatkan novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya. Saya ingin menamatkan novel ini sebelum berangkat pelatihan intensif Pengajar Muda. Entah kenapa novel ini lebih menarik untuk dibaca daripada OM. Maaf ya. Hehehee 🙂 Bercanda kog.

Sabtu Bersama Bapak, dari judulnya saja sudah jelas novel ini bercerita tentang apa. Ya, benar sekali! Novel ini bercerita tentang keluarga.

Novel ini memulai kisahnya dari sosok laki-laki bernama Gunawan Garnida yang akan memulai project pembuatan video dibantu oleh istrinya, Itje. Gunawan Garnida adalah sosok Bapak dua anak, Satya dan Cakra. Bapak ini mengidap penyakit kanker. Karena sadar bahwa hidupnya tidak lama lagi, dia mempunyai ide untuk selalu menemani anak-anaknya tumbuh hingga dewasa dengan ratusan video berisi nasihat-nasihat tentang kehidupan.

Project ini berakhir hingga sang bapak meninggal dunia. Sepeninggalan Gunawan Garnida, sang istri, Itje selalu memutar video-video tersebut kepada Satya dan Cakra setiap hari Sabtu di momen tertentu. Inilah alasan novel ini diberi judul Sabtu Bersama Bapak.

Kedua anak Pak Gunawan dan Bu Itje tumbuh menjadi anak-anak yang sukses. Anak pertama, Satya, yang bekerja sebagai geophysicist di Oil & Gas Company. Dia menikahi Rissa dan dianugerahi tiga anak laki-laki. Keluarga kecil ini tinggal di Denmark. Anak kedua, Cakra, yang bekerja di salah satu bank asing sebagai Deputy of Director. Cakra yang biasa dipanggil Saka ini masih single, dan ini juga menjadi cerita dari novel ini, perjuangan Saka mencari jodoh.

Menurut saya, novel ini termasuk kategori novel drama komedi. Ketika membaca novel ini, emosi saya campur aduk. Pas baca, saya tersenyum, terus sedih, tertawa, tersentuh, senyum lagi, menangis, ngakak, dan akhirnya senyum bahagia. Mas Adhit (sok akrab) bisa membawa kita masuk ke dalam setiap kalimat yang ditulisnya. Kalimat yang ditulis sangat ringan. Karena inilah, pembaca sangat mudah menikmati novel ini.

This novel has been successfully made me cry. Novel ini banyak sekali advice untuk menjadi orang tua yang baik. Pesan-pesan moral yang disampaikan juga sangat baik. Tak sekedar pesan yang klise, melainkan  value yang sangat mengena.

“Prestasi akademis yang baik bukan segalanya. Tapi memang membukakan lebih banyak pintu, untuk memperlihatkan kualitas kita yang lain. .. Kembangkan bakat kalian, apa pun itu. Luangkan waktu semua itu. Tapi satu aja, jangan lupa sama tiketnya.”  (hal. 52)

“Menjadi panutan bukan tugas anak sulung kepada adik-adiknya. Menjadi panutan adalah tugas orang tua untuk semua anak.” (hal. 106)

“Bapak minta kalian bermimpi setinggi mungkin. Dengan syarat, kalian merencanakannya dengan baik. Bapak minta kalian bermimpi setinggi mungkin. Dengan syarat, kalian rajin dan tidak menyerah. Bapak minta kalian bermimpi setinggi mungkin. Tapi mimpi tanpa rencana dan action, hanya akan membuat anak istri kalian lapar. Kejar mimpi kalian. Rencanakan.” (hal. 151)

Novel ini juga bisa membuat kita tertawa sebentar. Mas Adhit (kembali sok akrab) tidak lupa menyelipkan cerita maupun percakapan lucu. Misalnya, email antara Satya dan karyawan tentang ke-jomblo-an Satya. Kemudian tentang make over Satya untuk menarik hati wanita pujaannya.

Intinya adalah novel ini menarik, menghibur dan bisa menjadi rujukan untuk menjadi orang tua yang bijak. Novel ini sangat high recommended untuk dibaca oleh semua kalangan. Untuk kamu yang sebagai anak, sebagai bapak, sebagai ibu, sebagai orang dewasa yang masih single. Novel ini menambah daftar buku berkualitas karya penulis lokal. Salut!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s