Sok Kritis · Sok Pinter

Pidato Pertama Pak Jokowi = Mimpi Indonesia 5 Tahun Mendatang

jokowi-jk(Source Pict : http://www.sayangi.com)

Hari ini, Joko Widodo & Jusuf Kalla resmi dilantik sebagai Presiden & Wakil Presiden Republik Indonesia. Mereka berdua merupakan pemenang pesta demokrasi  rakyat yang digelar 9 Juli 2014 lalu.

Dari proses pelantikan tersebut, menurut saya yang paling menarik adalah pidato pertama kenegaraan Pak Jokowi. Sangat singkat dan tegas. Saya pribadi suka dengan pidato tersebut. Saya merangkum beberapa poin pidato dari pak Jokowi.

Pertama, Pak Jokowi mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam membangun Indonesia. Mengajak rakyat Indonesia bergerak bersama dalam kemajuan Negara yang kita cintai ini. Beliau menyebutkan satu persatu profesi rakyat Indonesia, yakni nelayan, guru, petani, pedagang bakso, pedagang asongan, sopir, akademisi, TNI, Polri, pengusaha dan kalangan professional. Beliau menyerukan kepada kita semua untuk bahu membahu bergotong royong. Karena inilah momen sejarah untuk bergerak bersama untuk bekerja, bekerja dan bekerja.

Selain rakyat, Pak Jokowi juga mengajak semua lembaga negara bekerja memanggul mandat yang telah diberikan oleh konstitusi sehingga Indonesia bisa lebih kuat dan berwibawa. Mengingat akhir-akhir ini, korupsi hampir setiap hari menjadi trending topic.

Kedua, Pak Jokowi  menegaskan bahwa Indonesia juga ingin hadir diantara bangsa-bangsa dengan kehormatan, martabat dan harga diri. Indonesia harus menjadi bangsa yang bisa menyusun peradaban sendiri. Indonesia harus menjadi bangsa besar yang kreatif dan ikut menyumbangkan keluhuran bagi peradaban global.

Ketiga, Pak Jokowi mengajak kita bekerja keras untuk mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim. Indonesia mempunyai masa depan berupa samudera, laut, selat dan teluk tetapi kita telah lama memunggungi mereka. Inilah saatnya kita mengembalikan semboyan nenek moyang membahana kembali, “Jalesveva Jayamahe”, di laut justru kita jaya.

Keempat, Pak Jokowi menyadari bahwa membangun Indonesia tidak mungkin dilakukan oleh dirinya, Wapres dan jajaran pemerintahannya. Beliau membutuhkan topongan kekuatan bersama, kekuatan kolektif yang merupakan kesatuan seluruh bangsa. Beliau menjadikan lima tahun kedepan momentum pertaruhan sebagai bangsa yang merdeka. Oleh sebab itu, bekerja, bekerja dan bekerja menjadi hal yang utama.

Kelima, Pak Jokowi meyakinkan masyarakat bahwa dengan kerja keras dan gotong royong, kita bisa mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam UUD 1945, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, meningkatkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Keenam, Pak Jokowi mewakili rakyat Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Negara dan Utusan Negara dari negara sahabat. Beliau menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasional dan ikut serta dalam ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Ketujuh, tak lupa Pak Jokowi mewakili seluruh rakyat Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Pak SBY dan Pak Boediono yang telah memimpin penyelenggaraan pemerintahan selama lima tahun terakhir ini.

Kedelapan, Pak Jokowi mengingatkan kita dengan apa yang pernah disampaikan oleh presiden pertama, Bung Karno,

“Bahwa untuk membangun Indonesia menjadi negara yang besar, negara yang kuat, negara yang makmur, negara yang damai, kita harus memiliki jiwa Cakrawati Samudera, jiwa pelaut yang berani mengarungi gelombang dan hempasan ombak yang menggulung”

Sebagai penutup, Pak Jokowi menganalogikan dirinya sebagai nakhoda yang telah dipilih rakyat. Beliau mengajak semua rakyat untuk naik ke kapal RI dan berlayar bersama menuju Indonesia Raya. Mengajak untuk bersama-sama mengembangkan layar yang kuat dan menghadapi semua badai  dan gelombang samudera dengan kekuatan sendiri. Beliau berjanji akan berdiri di bawah kehendak rakyat  dan konstitusi, bukan partai politik atau yang lainnya.

Pak Jokowi memang bukan ahli dalam hal retorika. Menurut saya, pidato pertama sebagai presiden ini sangat bagus. Semoga apa yang disampaikan oleh Pak Jokowi selama kurang lebih 7 menit ini bisa diwujudkan selama 5 tahun kedepan.

Selamat untuk Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Indonesia menunggu janjimu, pak. Semoga tak pernah kau ingkari. Aamin ya rabbal alamin.

Salam,

Eko Andik Saputro

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s