Inside Out

Tes Alergi Part I – Tes Darah

Satu minggu setelah konsultasi pertama, hari ini saya kembali ke Mayapada untuk konsultasi selanjutnya. Agenda hari ini adalah pembacaan hasil tes darah. Pulang kantor saya langsung meluncur ke Mayapada. Pukul 18:30, dokter Iris baru datang. Fyi, saya datang ke Mayapada dengan bentol-bentol dan gatalnya menyiksa sekali. 😦

Setelah ketemu, hasil tes darah dibacakan. Tes darah pertama adalah tes IgE. IgE adalah singkatan dari Immunoglobulin E. Menurut Wikipedia, IgE adalah jenis antibodi yang hanya dapat ditemukan pada mamalia. IgE memiliki peran yang besar pada alergi terutama pada hipersentivitas tipe 1[1]. Hasil tes kadar IgE saya adalah 24.12 IU/mL. Dan itu dibawah nilai rujukan yakni <87.00 IU/mL. Itu artinya saya tidak mempunyai masalah dengan IgE, normal-normal saja. Berikut hasil tes kadar IgE:

Tes Alergi Part I - Tes Darah 1

Untuk tes kedua, yakni Panel Alergi Atopi. Atopi adalah suatu kelainan pada seseorang dengan kondisi hipersensitivitas yang diturunkan secara genetik berupa kecenderungan untuk membentuk antibodi IgE dan rentan terhadap terjadinya penyakit seperti asma bronkial, rhinitis alergik, hay fever, konjungtivitas alergik, dan dermatitis atopi[2]. Pemeriksaan IgE Atopymerupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya IgE spesifik dalam darah terhadap 20 jenis allergen sekaligus, antara lain tanaman gandum, epitel anjing, epitel kucing, tungau debu rumah, nasi, susu, putih telur, dan allergen lainnya. Hasil tes tersebut terhadap darah saya menunjukkan 20 jenis allergen yang diujikan negatif semua. Berikut hasil tes Panel Alergi Atopi:

Tes Alergi Part I - Tes Darah 2

Dari dua hasil tes darah ini, membuat saya bingung. Kalau tidak ada yang positif, allergen penyebab alergi masih belum diketahui. Akhirnya dokter Iris menyarankan untuk tes kedua.

Langkah selanjutnya adalah tes yang kedua yakni tes tempel / patch test. Tes ini untuk mengetahui alergi kontak terhadap bahan kimia. Sehingga tes ini memang untuk mengetahui alergi terhadap bahan-bahan kimia. Ada 20 jenis bahan kimia yang diujikan dalam tes ini.

Tes ini dilakukan di kulit punggung. Hasil tes ini baru bisa dibaca setelah 48 jam. Saya melakukan tes ini pada hari ini, dan Rabu dijam yang sama baru bisa dibaca hasilnya. Selama dua hari tersebut, saya tidak boleh beraktivitas yang menghasilkan keringat (olahraga), bagian yang ditempel tidak boleh terkena air, posisi tidur terlungkup, punggung tidak boleh bergesekan. Dan dua hari sebelum tes tersebut, saya juga berhenti untuk mengkonsumsi obat alergi yang diberikan oleh dokter Iris sebelumnya. Biaya untuk tes ini sekitar 1.2 juta.

Kita tunggu hasilnya.

Source :

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Antibodi_E
  2. http://prodia.co.id/alergi/ige-atopy
Advertisements

3 thoughts on “Tes Alergi Part I – Tes Darah

  1. halo mw nanya donk, kebetulan kita test alerginya sama di rs yg sama, hasil dari test jamur nya gimana? itu penting ga ya? makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s